Jawara Baja Barat Banten
Dokumenter Umum
2024 | Studio Film UPI | 28.00
Trailer

Sinopsis

Menggambarkan salah satu profesi di balik kota Cilegon yang memiliki sebutan kota Baja dikarenakan memiliki banyak industri. Adit berumur 16 tahun, setiap hari menunggu kapal bersandar di pelabuhan demi menanti keihklasan penumpang yang akan melemparkan koin atas atraksi yang ia lakukan. Bahkan ia putus sekolah dan memilih berfrofesi yang di jalaninya sekarang yaitu “Nyilem”. Tentunya pekerjaan tersebut tidak cocok untuk anak seperti Adit. Namun jika di lihat lebih dalam lagi Adit adalah pahlawan keluarga. Ditambah resiko profesi tersebut sangat dekat dengan kematian sedangkan penghasilannya tidak sebanding dengan resiko tersebut. Padahal dilihat dari latar belakang kota Cilegon adalah kota yang memiliki Industri Baja terbesar se-Asia Tenggara. Dan melimpahnya pabrik-pabrik yang berada di wilayah tersebut.

Sutradara

Asrizal Hasibuan

Berbicara tentang hubungan manusia pasti sangat luas, menarik dan berada pada diri kita sendiri selaku manusia. Hal ini mengangkat salah satu hubungan yang ada di jiwa manusia, sehingga melahirkan sebuah “perasaan”.

Hubungan manusia juga erat dengan rasa empati. Berangkat dari rasa empati dan keresahan saya melihat fenomena tersebut, menyampul sisi ironi dengan keberanian. Tergerak, saya ingin membuat film Dokumenter mengenai anak koin ini.